Tampilkan postingan dengan label my tugaz. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my tugaz. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Desember 2011

anggapan masyarakat mengenai pendidikan

BAB 1
PENDAHULUAN

A.    Latar belakang
Pendidikan bagi negara indonesia merupakan hal yang sangat penting.  Pendidikan adalah proses mengajar  dan belajar pola-pola kelakuan manusia menurut apa yang diharapkan oleh masyarakat.  Berbicara mengenai pendidikan, tentu secara tidak langsung membicarakan mengenai sekolah. Karena sekolah merupakan lembaga pendidikan formal. Karena orang yang berpendidikan adalah orang yang bersekolah dan memiliki ijazah sesuai dengan jenjang yang ia tempuh. Semakin tinggi jenjang pendidikan yang ia tempuh, maka semakin tinggi pengetahuan yang ia miliki. Di  sekolah, peserta didik melakukan kegiatan belajar mengajar. Selain diajarkan mengenai ilmu-ilmu alam, ilmu sosial, dan juga pendidikan jasmani, peserta didik juga diajarkan mengenai etika. Dan dari sekolah-lah kepribadian anak mulai terbentuk.

PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA

PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA

Posted by cafestudi061 in Ringkasan PKn.
trackback
1.      Pengertian Perubahan Sosial Budaya
            Terdapat perbedaan yang mendasar antara perubahan sosial dengan perubahan budaya. Perubahan sosial merupakan bagian dari perubahan budaya.
Perubahan sosial meliputi perubahan dalam perbedaan usia, tingkat kelahiran, dan penurunan rasa kekeluargaan antar anggota masyarakat sebagai akibat terjadinya arus urbanisasi dan modernisasi

Minggu, 11 Desember 2011

Metode penelitian survei


Dalam survei, informasi dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner. Penelitian survei adalah penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang pokok.
Penelitian survei dapat digunakan untuk maksud:
a.       Penjajagan (eksploratif)
b.      Deskriptif
c.       Penjelasan( eksplanatory)
d.      Evaluasi
e.       Prediksi atau meramalkan kejadian di masa yang akan datang
f.       Penelitian operasional
g.      Pengembangan indikator-indikator sosial

Penelitian deskriptif dimaksudkan untuk pengukuran yang cermat terhadap fenomna sosial tertentu, misalnya perceraian, pengangguran, keadaan gizi, preferensi terhadap polotik tertentu dan lain-lain. Peneliti mengembangkan konsep dan menghimpun fakta, tetapi tidak melakukan pengujian hipotesa.
Apabila untuk data yang sama, peneliti menjelaskan hubungan kausal antara variabel-variabel melalui pengujian hipotesa, maka penelitian tersebut tidak lagi dinamakan penelitian deskriptif melainkan penelitian pengujian hipotesa.